Memposisikan Madrasah sebagai salah satu pusat keunggulan dalam prestasi yang mampu mengembangkan sumberdaya yang berkualitas dalam IPTEK dan IMTAQ serta Membentuk pribadi peserta didik yang berprestasi berlandaskan nilai-nilai islam
Takengon (19 September 2018) Tim bola volly putra MAN 1 Aceh Tengah di bawah pembina Ramlan, S.Pd Alhamdulillah meraih juara 1 pada turnamen Volly Ball tingkat SMA sederajat yang diadakan dalam rangka ulang tahun STIKMAT. Turnamen ini diikuti oleh puluhan sekolah yang berada dari 2 Kabupaten yaitu Aceh Tengah dan Bener Meriah.
Tim bolaa Volly Putra MAN 1 Aceh Tengah mendapatkan tiket menuju final setelah mengalahkan SMAN 11 Aceh Tengah, dan berhasil meraih juara 1 setelah mengalahkan SMK 2 Aceh Tengah. (sf)
man1acehtengah.sch.id – beberapa siswa MAN 1 Aceh Tengah bergabung dengan ratusan peserta lain dari empat kabupaten ikut memeriahkan Pawai Budaya Gayo Alas. Para peserta menggunakan bermacam ragam pakaian adat gayo dengan berbagai motif yang indah.
Pawai yang dilaksanakan pada tanggal 16 September 2018 ini adalah rangkaian dari acara Gayo Alas Mountain International Festivst (GAMiFest) 2018, keikutsertaan siswa MAN 1 Aceh Tengah dalam pawai ini adalah salah satu bukti kepedulian kita terhadap budaya gayo, semoga budaya gayo alas lebih dikenal lagi di dunia internasional, (sf)
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatu,
Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena berkat rahmat dan hidayahnya sehingga diberi kemudahan untuk menyelesaikan pembangunan website MAN 1 Aceh Tengah.
Hingga saat ini keberadaan MAN 1 Aceh Tengah di tengah-tengah masyarakat sangat dibutuhkan. Untuk memenuhi tuntutan masyarakat dan orang tua siswa, berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan kualitas MAN 1 Aceh Tengah. Salah satunya adalah dengan pembangunan website ini. Sesuai dengan kemajuan teknologi dan informasi pihak Madrasah melalui website ini akan memberikan informasi kepada masyarakat dan orang tua siswa tentang keberadaan dan perkembangan MAN 1 Aceh Tengah.
Disamping itu, kehadiran website MAN 1 Aceh Tengah akan memudahkan Madrasah untuk memberikan pelayanan akan informasi dan data tentang MAN 1 Aceh Tengah kepada masyarakat dan orang tua siswa dengan mudah, cepat dan akurat.
Akhirnya, saya mengucapkan terima kasih atas kesungguhan dan kerja keras dari semua pihak yang telah berupaya mewujudkan terbitnya website MAN 1 Aceh Tengah. Terutama kepada bapak Ruhdian Utama, S.Pd (Ka. TU MAN 1 Aceh Tengah) dan bapak Mustafa, S.Pd (Wakamad Kesiswaan MAN 1 Aceh Tengah), serta team divisidatalitbang. Semoga kerja keras dan kesungguhan yang dilakukan mendapatkan imbalan dari Allah SWT dan mendapat sambutan yang positif dari masyarakat dan orang tua siswa
Jakarta: Kompetisi beasiswa Online Scholarship Competition (OSC) with Avitex memberikan kesan mendalam bagi para pemenang. Ricky Yantho, pemenang OSC with Avitex tahun 2016, menilai program ini benar-benar memberikan kesempatan anak Indonesia untuk menempuh pendidikan tinggi.
Dia mengatakan, saat ini banyak siswa yang ingin kuliah, namun tak punya cukup biaya. Ada banyak program beasiswa, tapi belum tentu menanggung 100 persen biaya kuliah.
"Bagus, karena memberikan kesempatan kepada kami yang kekurangan. Bisa menjangkau banyak daerah dan saling berkompetisi. Selain itu bisa sebagai jalur alternatif untuk kuliah," kata Ricky, saat ditemui di malam penghargaan OSC with Avitex 2017 di Kuningan City, Jakarta Selatan, Senin, 18 Desember 2017.
Berkat OSC with Avitex, sekarang Ricky bisa kuliah di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Dia berharap Avitex Cat Tembok terus mendukung OSC dalam mencetak generasi hebat.
"Karena Indonesia harus dikembangkan pendidikannya, agar menjadi negara maju. Tidak banyak orang yang punya kesempatan kuliah," imbuhnya.
OSC with Avitex tahun 2016 lalu meninggalkan banyak kenangan. Hingga saat ini, peserta tahun lalu masih merasakan suasana tes online dan offline OSC. Seperti diakui Titania Agnes Sudarmaji, perempuan asal Ponorogo, Jawa Timur.
"Ketika menang rasanya senang. Saya pikir tidak akan menang, karena nama saya disebut paling akhir. Dari sini juga saya bertemu room mate di asrama kampus, dia dari Batam," tutur Agnes yang kini kuliah di UMN, jurusan Ilmu Manajemen.
Suka cita juga dirasakan Anasthesia Karunia Charles, pemenang OSC with Avitex 2016 yang kini kuliah di Universitas Trisakti, jurusan Sistem Informasi. Hatinya senang bukan main, karena gadis yang karib disapa Ade ini merasa usahanya selama ini tak sia-sia, ditambah lagi ia datang dari jauh.
"Saat mau tes offline benar-benar mikir, karena finansial keluarga sedang tidak bagus, tapi ingin sekali berangkat. Akhirnya dibolehkan kakak, tapi syaratnya harus serius dan saya sudah buktikan itu. Saya ingin meringankan beban dan membahagiakan keluarga, karena ayah saya sudah meninggal," ungkap Ade yang berasal dari Medan.
Ade berpendapat penyelenggaraan OSC with Avitex 2017 semakin hebat, karena kuota pemenang dan universitas bertambah. Dengan demikian, peluang anak Indonesia kuliah di universitas yang diinginkan semakin terbuka lebar.
"Mudah-mudahan bisa digelar setiap tahun, karena benar-benar membantu anak yang ingin kuliah di tempat yang baik. Semoga Avitex Cat Tembok terus bekerja sama dengan OSC dan terima kasih buat Avitex Cat Tembok, sukses terus," ucapnya.
(ROS)
Sumber: http://news.metrotvnews.com/peristiwa/gNQyZ5aN-osc-with-avitex-membantu-siswa-kurang-mampu
© Copyright 2018 MAN 1 Aceh Tengah